Smala MUN

Pertama kali saya ikut ekstra sesuai keinginan, bukan paksaan. Dulu waktu SMP suruh ikut ekstra karena dipaksa, padahal lagi males. Nama esktra yang diikuti sekarang adalah MUN, singkatan dari Model United Nations. Ekstranya bahas negara – negara, katanya sih diplomasi gitu. Saya gak tau lebih dalam, karena sebelumnya gak tahu, tapi pernah denger.

Awal ikut ginian karena diundang Joy, direkomendasiin temen juga sih. Setelah join kaget kalau banyak yang ikut, mayoritasnya perempuan dan punya nama. Di kelas ku ada 6 perwakilan, yaitu aku, Angga, Shafira, Joy, Imelda, dan Nabila.

Ekstra dilakukan setiap Jumat pukul 3 secara daring karena ini pandemi, belum tahu jika tatap muka. Ekstranya diketuai Mbak Marsa Albar, siswa kelas 3. Kadang juga ditemani Mas Rafsi Albar, smalane 20 yang sekarang kuliah di UGM. Mereka adalah orang hebat, juara lomba internasional. Saya gak kaget karena ini sekolah komplek, hal kayak gini normal disana.

**

Topik yang dibicarakan acak, pokoknya tentang dunia. Tetapi menurut saya, mereka lebih suka sosial, misalnya feminisme, pernikahan dini, aborsi, dan lain – lain. Kalau sudah bahas tentang itu, diskusi menjadi panas. Mungkin sebagian anak gak pengen cepet selesai.

Setiap diskusi, saya cenderung beda dari yang lain. Misalnya mereka mendukung aborsi, saya sebaliknya. Akhirnya saya sering dikasih pertanyaan, Alhamdulillah bisa jawab. Jujur saya udah lama gak baca buku berat, sekarang cuma artikel yang gak terlalu panjang. Selama diskusi, saya cuma ngomong asal. Kadang saya takut jika ngawur, pernah soalnya kayak gini.

Kalau pemikiran, saya rasa banyak perempuna yang liberal bawah sesuai konsep kompas politik. Kamu bisa baca lebih lanjut disini : kompas politik. Banyak yang mendukung aborsi, feminisme, aborsi, dan masih banyak lagi. Kalau versi lakinya sih belum tahu, karena mereka cendurung pasif. Saya cuman kenal Anggga dan dia yang pasti atas, entah kiri atau kanan.

**

Semoga saya dan teman – teman tetap melanjutkan ekstra ini sampai lulus. Kalau bisa sih, saya melanjutkan jejak Mbak Marsha & Mas Rafsi, tapi kayaknya ga mungkin soalnya belum punya niat. Pokoknya jaya terus MUN SMAN 5 Surabaya.